Showing posts with label Movie. Show all posts
Showing posts with label Movie. Show all posts

Sunday, November 30, 2014

Mighty Morphin Power Rangers


Horay, Minggu pagi saatnya duduk manis di depan televisi, pencet tombol nomor 6, RCTI. Langsung deh, terpampang nyata deretan kartun-kartun animasi, dilanjutkan superhero ala barat dan Indonesia. Jeng jeng jenggg.. Ada yang masih ingat serial superhero tahun 90-an? Lima anak sekolah memiliki kemampuan khusus disatukan untuk menjaga bumi dari para penjahat. Ada yang jago bela diri, jago olah raga, jago akrobat, pintar dari sisi akademis, bahkan jago dance.


Rangerss.. saatnya berubah *keluarin alat dari kantong belakang
Merekalah Power Rangers yang dipersatukan dengan teknologi super canggih kala itu sehingga mereka mampu mengubah dirinya seperti robot yang berkekuatan super. Pasti ingat kan kalau kepala mereka memakai helm full face dan mengenakan pakaian ketat berwarna-warni. Ihirrrrrrrr.. "Go.. go.. Power Rangerss.."


Biar eksis - helmnya dilepas
Setiap tokoh baik pas akan ada tokoh jahatnya. This is it "the Villains"..


Ini dia tokoh-tokoh dibelakang Power Rangers yang menyatukan mereka. Tersebutlah Zordon dibantu asisten robot alpha yang membuat Power Rangers jadi kuat.


Zordon: Panggil Rangers; Alpha: ay ya ya ya yaaa..
Mereka juga memiliki robot raksaksa yang akan membantu mereka mengalahkan musuh-musuhnya yang tetiba membesar. Ada yang lupa? Ehh ada yang inget? Inilah Megazord.


Megazord
*all foto by net

Thursday, November 6, 2014

Superhero Doraemon


Minggu pertama November, diawali dengan #blog challenges tentang "Childhood Superhero". Sudah langsung terlintas dipikiranku mungkin akan menulis tetang Sailormoon, Mighty Morphin Power Rangers, Ksatria Baja Hitam, Power Puff Girl atau yang lainnya. Tetapi kemudian pagi ini...
Niwa : "Lo mau nulis apaan, in?"
Aku   : "Tadinya mau nulis tentang sailormoon, tapi Jejes merengek dia mau nulis itu. Terus ganti mau power rangers tapi ada yang bilang 'mbaaa..., aku cuma tau/suka itu aja sampe sekarang, mbaaa..'. Naudah, mungkin aku akan nulis power puff girl"
Niwa : "Ehh, gw mau nulis PPG, in.."
Aku   : (-_-") Okeh baiklah *muka datar
Aku lahir di era tahun 80-an akhir, jelang tahun 90-an. Seingatku, tiap Minggu pagi anak-anak akan duduk manis di depan televisi menanti film-film kartun kesayangan mereka. Aku pun tak terlepas dari mainstream itu. Beberapa film kartun pilihan sudah pasti ku tunggu-tunggu kelanjutan ceritanya. Bagaimana dengan kalian seangkatan, sama bukan?

Sesungguhnya bagiku, my childhood superhero yah cuma "DORAEMON", bagaimanapun kisahnya, Doraemon is my favorite cartoon. Heheheee ^^ Terlepas dari semua kartun superhero lain yang bercerita tentang kisah menyelamatkan orang terkasih, kisah penyelamatan dunia, atau cerita klasik mencegah kemungkaran dan kejahatan. 

Aku tetap merasa Doraemon punya sisi superhero dimataku. Kenapa? Karena dia suka menolong nobita dan kawan-kawan. Ada yang bercerita tentang misi penyelamatan bumi dari makhluk angkasa yang berniat mengambil alih bumi sebagai planet mereka. Bahkan, Doraemon pun bisa jadi superhero, Gak percaya? Ini nih..


Bat Emon
Bruce Emon
Emon Potter
Robot Emon
Emon Jago Kung Fu
Super Emon
Son Emon
Mau lagi?
Iron Mon
Pok Emon
Naru Emon
Emonic
Mario Emon
Emon Thor
Emon si Cepat

Dan masih banyak yang lainnya. Sekian lawakan saya hari ini. Ditunggu komengnya. Haha

*all illustration by net

Wednesday, October 29, 2014

Film Penumpasan Pengkhianatan G30 S/PKI: Urai Air Mata

Film terbesar yang tak mungkin terulang lagi (T.T) gw gak mau diulang lagi beneran
Ada yang masih ingat sekitaran tahun 1990-an setiap tanggal 30 September di salah satu stasiun televisi milik pemerintah (ga mau nyebut nama ceritanya :D) rutin diputar film berdurasi sekitar 4 jam. Adalah Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI yang aku katakan sebagai satu-satunya film yang bisa membuat seorang iin kecil imut ini nangis sampe kejer se kejer kejernya. Aku bisa katakan bahwa "This is the saddest movie that I've ever watched".

Seingatku, film ini penuh adegan kekerasan. Ada adegan penyiksaan wajah pakai silet, tubuh didorong, dijatuhkan lalu diseret-seret dilantai sampai darah mengucur deras. Setelah itu, pembunuhan secara sadis (disiksa terlebih dahulu) lalu dibuang ke dalam sumur. Sampai-sampai ada anak kecil tak berdosa (Ade Irma) yang ditembak mati oleh anggota PKI.

Nuansa kelam, suram dan tegang yang digambarkan di film ini bisa dikatakan sukses membuatku ketar-ketir. Aku yang sewaktu itu masih duduk dibangku taman kanak-kanak, cuma bisa menutup wajah sampai menangis tersedu-sedu. Meminta televisi segera dimatikan karena tak tega menonton tiap scene penyiksaan. "Ibuuuuuuuu, matiin tipiiii," (teriak 8 oktaf).

Tak sekedar menyayat hati, rupanya kesan mendalam propaganda Orde baru ini membuat batinku terganggu. Aku trauma jika harus kembali menonton film ini. Satu-satunya tokoh difilm ini yang ku ingat hanya Nasution yang kabur dan menyebabkan anaknya Ade Irma dibunuh. Selebihnya, aku tak ingat dan tak mau ingat lagi.

Diorama Ade Irma dibunuh - Museum Lubang Buaya, Jakarta
Alhamdulillah wa syukurillah, rasanya mau sujud syukur, sejak tahun 1998, film ini tak lagi ditayangkan di televisi. Konon katanya, film ini tak lagi ditayangkan karena ada permintaan dari tokoh Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara Republik Indonesia (PP AURI) yang meminta film tersebut dilarang diputar kembali. Alasannya, sejumlah anggota TNI Angkatan Udara menilai film tersebut mendiskreditkan pangkalan AURI di Halim Perdanakusumah (dianggap sebagai sarang PKI).
"Bukan cuma pengkhianatan atau penumpasan PKI-nya saja yang membekas memberi kesan tapi ada cerita lain dibalik semuanya. Kisah Traumatis."
Gara-gara musik ala-ala horor ada yang suka mimpi buruk
Gara-gara jadi latar penyiksaan ada yang parno liat pohon pisang 
Ada yang takut liat silet gara-gara dipakai buat menyayat-nyayat pipi
Ada juga yang takut denger suara burung karena dianggap penanda kematian
Bahkan ada juga yang parno liat peti mati gegara takut dibunuh
Saya sendiri gak suka kalau disuruh ke museum lubang buaya karena takut dimasukin ke dalam itu sumur kematian

Semoga ke depan, akan ada Peninjauan Kembali (PK) jika dan hanya jika ada pertimbangan bahwasanya film ini berniat akan diulang. Saya akan menjadi orang pertama yang mendukung kabur sejauh-jauhnya.

*foto by net

Monday, September 15, 2014

Gaara


Entah sejak kapan tepatnya aku menyukai salah satu tokoh anime dalam serial manga Naruto ini. Kalau tahun berapanya, mungkin sekitar 2006 atau 2007-an. Gaara, tokoh yang sedikit bicara, mempunyai kekuatan mengendalikan pasir. Ciri khas lainnya dia suka bawa gentong pasir kemana-mana, kuat kan? Makanya ia memiliki julukan 'Sabaku no Gaara' atau bila diartikan adalah 'Gaara si Pengendali Pasir.

Coba saja bayangkan kalau ia ada di alam nyata, gentong yang lebih besar dari si pembawa gentong, isinya pasir dibawa kemana-mana pula, pasti beratnya lumayan. Aku kan khawatir kamu kenapa-napa Gaara, nanti kalau punggungmu rontok gegara keberatan gimana? Kalau bukan aku, lantas siapa yang peduli padamu? *okeh yang ini lebay maksimal.


Gaara memiliki kemampuan yang hebat dalam memanipulasi pasir. Pasir ini dapat menjadi shuriken, tameng, klon, bahkan ombak sekalipun. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan bijuu (sembilan monster berekor) ekor satu, yaitu shukaku (berbentuk seperti rakun). Meski hanya ditampilkan sekali, tapi kemampuannya luar biasa.

Pada awalnya, Gaara merupakan karakter protagonis, baik dan selalu bersikap ramah kepada orang lain, tapi tindakan dan kata-kata Yashamaru (pengasuh Gaara) mengubahnya. Menyadari bahwa tak seorang pun mencintainya. Alhasil, Gaara menggunakan pasir untuk membuat kanji "cinta" (爱, ai) pada dahinya, sebagai simbol dari "hanya setan yang mencintai dirinya sendiri", dan hidup hanya untuk namanya.

Karakter Gaara ini berhasil mencuri perhatianku. Meskipun tidak mengenalnya secara detail, tapi aku bisa memandangnya dari jauh dalam waktu yang lama. Represetasi seseorang yang misterius, berani, kuat, dan sensitif. Ada kata-kata yang pernah diungkapkan Gaara dalam cerita Naruto dan membuatku terenyuh. *eaaa

"Manusia tak kan pernah bisa menang dari rasa kesepian"
 
"Sekarang ada sesuatu yang bisa sedikit aku mengerti . Benci, sedih, bahkan sukacita untuk berbagi dengan orang lain. Naruto Uzumaki aku belajar banyak darinya. ia tahu rasa sakit seperti yang aku rasakan dan kemudian dia mengajarkan ku bahwa aku dapat mengubah jalan hidupku. aku berharap bahwa suatu hari aku dapat dibutuhkan oleh seseorang. Bukan sebagai senjata menakutkan, tapi sebagai Kazekage"


lalu, kalimat yang paling bikin klepek-klepek:

"Obat untuk hati yang terluka adalah kasih sayang"

Gaara, semoga kita bertemu di dunia nyata. *khayalan tingkat dewa
foto by net

Monday, August 25, 2014

Soundtrack Film Stand By Me Doraemon

Tampak seperti kucing berdiri dengan dua kaki, bulat, biru, berkumis, dengan lonceng kuning emas terikat di lehernya. Adalah Doraemon, robot kucing masa depan yang dibuat tahun 2112. Sosok ciptaan Fujiko F Fujio ini telah menghiasai layar kaca Indonesia sejak sekitar tahun 90-an melalui sekuelnya yang ditayangkan setiap Minggu pagi. Ceritanya yang inspiratif dan sarat makna ini mampu menghipnotis penggemarnya untuk tetap setia hingga akhir tayangan.

Salah satu cuplikan film Stand by Me Doraemon, foto by net

Tahun 2014, Doraemon akan hadir ke layar lebar melalui animasi film 3D bertajuk "Stand By Me" yang digadang-gadang menjadi film 3D terakhir, padahal bukan loh. Kehadiran film ini di Jepang 8 Agustus 2014 lalu ini tentu menjadi impian besar bagi penggemar Doraemon di seluruh penjuru dunia.

Selain visualisasi, salah satu hal menarik ialah soundtrack atau lagu tema yang berjudul "Himawari No Yakusaku". Lagu yang dipopulerkan oleh Motohiro Hata ini, mulai dari lirik hingga aransemennya disusun dengan nuansa menyentuh. Bagi yang tidak tau artinya, bila mendengar lantunannya kita akan merasa tenang dan damai, karena iramanya yang dibuat seolah-olah bagai musik pengantar tidur, merdu.

Motohiro Hata, foto by net
  Berikut lagu dan liriknya..